
Penilaian Tengah Semester (PTS) merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan proses belajar mengajar di pertengahan semester. Bagi siswa Kelas 8, PTS mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Semester 1 Kurikulum 2013 menjadi momen penting untuk mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah diajarkan. Kurikulum 2013 menekankan pada pemahaman konsep, analisis, dan penerapan pengetahuan dalam konteks kehidupan nyata. Oleh karena itu, soal-soal PTS IPS tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis siswa.
Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal PTS IPS Kelas 8 Semester 1 Kurikulum 2013, beserta pembahasan mendalam yang diharapkan dapat membantu siswa dalam mempersiapkan diri. Dengan memahami tipe-tipe soal dan cara menjawabnya, siswa dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meraih hasil yang optimal.
Materi Pokok PTS IPS Kelas 8 Semester 1 Kurikulum 2013
Sebelum melangkah ke contoh soal, penting untuk mengetahui kembali materi-materi utama yang biasanya tercakup dalam PTS IPS Kelas 8 Semester 1 Kurikulum 2013. Materi ini umumnya meliputi:

- Interaksi Keruangan dalam Kehidupan di Negara-Negara ASEAN: Konsep interaksi keruangan, bentuk-bentuk interaksi, pengaruh interaksi terhadap perubahan sosial dan ekonomi, serta karakteristik negara-negara anggota ASEAN.
- Pengaruh Interaksi Sosial terhadap Kehidupan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara: Berbagai bentuk interaksi sosial di ASEAN, dampak positif dan negatif interaksi sosial, serta upaya menjaga keharmonisan dalam interaksi antarnegara ASEAN.
- Pergerakan Nasional Indonesia: Kondisi masyarakat Indonesia sebelum kemerdekaan, munculnya organisasi pergerakan nasional, tokoh-tokoh penting, serta peran organisasi dalam perjuangan kemerdekaan.
- Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia: Bentuk pemerintahan Indonesia, sistem pemerintahan, lembaga-lembaga negara (MPR, DPR, DPD, Presiden, MA, MK, KY), serta tugas dan wewenang masing-masing lembaga.
- Aneka Keragaman Sosial Budaya Masyarakat Indonesia: Konsep keragaman sosial budaya, faktor-faktor penyebab keragaman, bentuk-bentuk keragaman (suku, agama, bahasa, adat istiadat), serta sikap positif terhadap keragaman.
Contoh Soal PTS IPS Kelas 8 Semester 1 Kurikulum 2013 dan Pembahasannya
Berikut adalah beberapa contoh soal pilihan ganda dan esai yang mencakup materi-materi di atas, beserta penjelasan lengkapnya:
Bagian I: Pilihan Ganda
Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D!
-
Salah satu bentuk interaksi keruangan yang paling umum terjadi antarnegara di kawasan Asia Tenggara adalah melalui kegiatan perdagangan. Manfaat utama dari kegiatan perdagangan internasional bagi negara-negara ASEAN adalah…
A. Meningkatkan ketergantungan terhadap negara lain.
B. Memperoleh barang dan jasa yang tidak diproduksi sendiri serta memperluas pasar bagi produk dalam negeri.
C. Mendorong persaingan yang tidak sehat antarprodusen lokal.
D. Mengurangi devisa negara karena banyaknya impor.Pembahasan: Pilihan A, C, dan D merupakan dampak negatif atau kurang tepat. Perdagangan internasional yang efektif justru bertujuan untuk saling memenuhi kebutuhan (memperoleh barang/jasa yang tidak diproduksi sendiri) dan memberikan peluang bagi produsen lokal untuk menjual produknya ke pasar yang lebih luas (memperluas pasar bagi produk dalam negeri). Oleh karena itu, B adalah jawaban yang paling tepat.
-
Konsep "gejala sosial" dalam kajian IPS mengacu pada peristiwa atau fenomena yang terjadi dalam interaksi antarindividu atau kelompok masyarakat yang memiliki karakteristik tertentu. Contoh gejala sosial yang sering muncul akibat interaksi antarnegara ASEAN adalah…
A. Perbedaan iklim tropis di semua negara anggota.
B. Peningkatan arus migrasi tenaga kerja antarnegara.
C. Keragaman bentuk geografis wilayah daratan.
D. Perbedaan sistem kalender astronomi.Pembahasan: Gejala sosial berkaitan dengan interaksi manusia dan dampaknya pada masyarakat. Pilihan A, C, dan D lebih merujuk pada kondisi geografis atau alamiah. Pilihan B, yaitu peningkatan arus migrasi tenaga kerja, merupakan fenomena yang sangat erat kaitannya dengan interaksi antarnegara, perpindahan penduduk, dan dampak sosial ekonominya di kawasan ASEAN.
-
Pergerakan nasional Indonesia merupakan fase penting dalam sejarah bangsa yang ditandai dengan munculnya kesadaran kebangsaan dan upaya kolektif untuk mencapai kemerdekaan. Organisasi pergerakan nasional pertama yang bersifat modern dan bersifat nasional adalah…
A. Indische Partij
B. Sarekat Islam
C. Budi Utomo
D. Partai Nasional Indonesia (PNI)Pembahasan: Budi Utomo, didirikan pada 20 Mei 1908, dianggap sebagai pelopor organisasi pergerakan nasional pertama yang bersifat modern karena fokus pada kemajuan pendidikan dan kebudayaan Jawa, serta menjadi inspirasi bagi organisasi lainnya. Indische Partij didirikan kemudian pada tahun 1912. Sarekat Islam juga berdiri di tahun yang sama dengan Budi Utomo, namun fokus awalnya lebih ke ekonomi pedagang Islam. PNI didirikan jauh lebih akhir oleh Soekarno.
-
Dalam sistem pemerintahan Indonesia yang menganut prinsip Trias Politika, kekuasaan negara dibagi menjadi tiga cabang utama. Lembaga negara yang memiliki kekuasaan legislatif, yaitu membuat undang-undang, adalah…
A. Presiden
B. Mahkamah Agung
C. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
D. Komisi YudisialPembahasan: Trias Politika membagi kekuasaan menjadi eksekutif (pelaksana undang-undang), legislatif (pembuat undang-undang), dan yudikatif (penegak hukum). Presiden memegang kekuasaan eksekutif. Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial berada dalam ranah yudikatif. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah lembaga yang memiliki kekuasaan legislatif.
-
Keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Sikap yang paling tepat dalam menghadapi keragaman ini adalah…
A. Menganggap suku atau budaya sendiri lebih unggul dari suku atau budaya lain.
B. Mengabaikan keberagaman demi terciptanya keseragaman.
C. Menghargai dan menghormati perbedaan yang ada sebagai anugerah Tuhan.
D. Membatasi interaksi dengan kelompok yang berbeda suku atau agama.Pembahasan: Pilihan A, B, dan D menunjukkan sikap yang tidak menghargai keragaman dan dapat menimbulkan konflik. Sikap yang paling tepat adalah menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan sebagai bagian dari kekayaan bangsa. Ini sesuai dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Bagian II: Esai
Petunjuk: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan terstruktur!
-
Jelaskan pengertian interaksi keruangan dan berikan dua contoh konkret interaksi keruangan antarnegara di kawasan Asia Tenggara, serta jelaskan dampaknya bagi negara yang terlibat!
Pembahasan:
-
Pengertian Interaksi Keruangan: Interaksi keruangan adalah proses saling memengaruhi antara ruang-ruang yang ada. Dalam konteks antarnegara, ini merujuk pada hubungan timbal balik yang terjadi antara satu negara dengan negara lain yang disebabkan oleh perbedaan kondisi geografis, sumber daya alam, tingkat perkembangan, maupun kebutuhan. Interaksi ini dapat berupa pergerakan orang, barang, jasa, informasi, atau ide.
-
Contoh Konkret Interaksi Keruangan di ASEAN:
- Perdagangan Bebas (ASEAN Free Trade Area – AFTA): Negara-negara anggota ASEAN sepakat untuk mengurangi atau menghilangkan hambatan tarif dan non-tarif dalam perdagangan barang. Contohnya, Indonesia mengekspor hasil pertanian (seperti kelapa sawit, kopi) ke negara-negara ASEAN lain seperti Malaysia dan Singapura, sementara Indonesia mengimpor produk elektronik atau otomotif dari Thailand atau negara lainnya.
- Pariwisata Internasional: Banyak warga negara dari negara-negara ASEAN yang melakukan perjalanan wisata ke negara tetangga. Misalnya, turis dari Singapura banyak mengunjungi Bali, Indonesia, atau turis dari Malaysia berwisata ke Thailand. Begitu pula sebaliknya.
-
Dampak bagi Negara yang Terlibat:
- Positif:
- Meningkatkan Pendapatan Negara: Melalui ekspor barang dan jasa, serta devisa dari sektor pariwisata.
- Memperluas Pasar: Produk dalam negeri memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
- Meningkatkan Ketersediaan Barang dan Jasa: Konsumen dapat menikmati lebih banyak pilihan produk dengan harga yang mungkin lebih kompetitif.
- Transfer Teknologi dan Pengetahuan: Melalui kerjasama ekonomi dan investasi.
- Mempererat Hubungan Diplomatik: Kerjasama ekonomi seringkali berujung pada peningkatan hubungan politik dan budaya.
- Negatif:
- Ketergantungan Ekonomi: Jika suatu negara terlalu bergantung pada ekspor atau impor dari negara tertentu.
- Persaingan Tidak Sehat: Terhadap industri lokal jika produk impor lebih murah atau berkualitas lebih baik.
- Penyebaran Penyakit: Melalui mobilitas orang (misalnya pandemi COVID-19).
- Perbedaan Budaya yang Berpotensi Menimbulkan Gesekan: Jika tidak dikelola dengan baik.
- Positif:
-
-
Analisis peran organisasi-organisasi pergerakan nasional dalam membangkitkan kesadaran kebangsaan di kalangan rakyat Indonesia pada masa penjajahan Belanda! Berikan contoh organisasi beserta strategi perjuangannya!
Pembahasan:
Organisasi-organisasi pergerakan nasional memiliki peran krusial dalam menyatukan berbagai elemen masyarakat Indonesia yang sebelumnya terpecah belah oleh kepentingan kedaerahan dan struktur sosial yang berbeda. Peran mereka meliputi:- Membangkitkan Kesadaran Nasional: Melalui publikasi tulisan, pidato, dan kegiatan edukatif, organisasi-organisasi ini mengenalkan konsep "Indonesia" sebagai satu bangsa yang harus diperjuangkan kemerdekaannya, bukan sekadar kumpulan kerajaan atau daerah yang berbeda.
- Menyatukan Berbagai Elemen Bangsa: Organisasi-organisasi ini berusaha merangkul berbagai golongan masyarakat, mulai dari kaum terpelajar, pedagang, buruh, hingga petani, untuk bersama-sama berjuang melawan penjajahan.
- Menjadi Wadah Aspirasi Rakyat: Organisasi memberikan platform bagi rakyat untuk menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan penjajah dan merumuskan tuntutan kemerdekaan.
- Mempersiapkan Sumber Daya Manusia: Melalui pendirian sekolah-sekolah dan pusat-pusat pendidikan, organisasi pergerakan nasional mencetak generasi penerus yang memiliki kesadaran politik dan kemampuan untuk memimpin perjuangan.
- Mendapatkan Dukungan Internasional (dalam beberapa kasus): Beberapa organisasi mencoba membawa isu kemerdekaan Indonesia ke forum internasional.
Contoh Organisasi dan Strategi Perjuangannya:
-
Budi Utomo (1908):
- Strategi Perjuangan: Fokus pada kemajuan pendidikan dan kebudayaan, khususnya bagi kaum priyayi Jawa. Meskipun awalnya bersifat kultural dan tidak secara langsung menuntut kemerdekaan politik, Budi Utomo menjadi pelopor gerakan nasional dan menginspirasi organisasi lain untuk bangkit. Strateginya lebih ke arah "pendidikan untuk kemajuan bangsa" sebagai fondasi pergerakan.
-
Sarekat Islam (SI) (1912):
- Strategi Perjuangan: Awalnya merupakan organisasi ekonomi pedagang Islam untuk melawan dominasi Cina dalam perdagangan. Kemudian berkembang menjadi organisasi politik yang kuat. SI menggunakan strategi perjuangan massa melalui tabligh (dakwah) dan organisasi yang merangkul berbagai lapisan masyarakat, baik pedagang, petani, maupun buruh. Mereka menyuarakan kritik terhadap ketidakadilan ekonomi dan sosial yang dilakukan Belanda.
-
Indische Partij (IP) (1912):
- Strategi Perjuangan: Merupakan partai politik pertama yang berani secara terang-terangan menuntut kemerdekaan Indonesia. IP menggunakan strategi agitasi dan propaganda melalui media massa dan rapat-rapat umum. Tokoh-tokohnya (Douwes Dekker, Tjipto Mangoenkoesoemo, Ki Hajar Dewantara) memiliki latar belakang yang beragam dan bertujuan menyatukan semua penduduk Hindia Belanda (termasuk Indo dan pribumi) untuk mencapai kemerdekaan.
-
Partai Nasional Indonesia (PNI) (1927):
- Strategi Perjuangan: Dipimpin oleh Soekarno, PNI memiliki strategi non-kooperasi yang tegas terhadap pemerintah kolonial Belanda. PNI mengadvokasikan kemerdekaan penuh (kemerdekaan total) dan menggunakan strategi pergerakan massa, propaganda, dan pendidikan politik untuk membangkitkan semangat nasionalisme yang radikal.
-
Jelaskan fungsi dan wewenang lembaga-lembaga negara berikut: a. Mahkamah Konstitusi (MK), b. Dewan Perwakilan Daerah (DPD)!
Pembahasan:
Dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menganut prinsip pemisahan kekuasaan, Mahkamah Konstitusi dan Dewan Perwakilan Daerah memiliki fungsi dan wewenang yang spesifik:-
a. Mahkamah Konstitusi (MK):
- Fungsi: Mahkamah Konstitusi adalah salah satu lembaga yudikatif yang bertugas sebagai penjaga konstitusi. Fungsi utamanya adalah mengawal dan memastikan bahwa semua peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk undang-undang, sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
- Wewenang:
- Menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar (Uji Materiil): MK berwenang membatalkan undang-undang jika dianggap bertentangan dengan UUD NRI 1945.
- Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD NRI 1945: Misalnya, sengketa antara DPR dan Presiden.
- Memutus pembubaran partai politik: Jika partai politik tersebut terbukti melanggar ketentuan UUD NRI 1945 atau peraturan perundang-undangan.
- Memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum: Baik pemilihan presiden, wakil presiden, anggota DPR, DPD, dan DPRD.
- Memberikan putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden: Terkait dengan pemberhentian jabatan Presiden atau Wakil Presiden.
-
b. Dewan Perwakilan Daerah (DPD):
- Fungsi: DPD merupakan salah satu lembaga legislatif yang mewakili daerah dalam kerangka negara federal. Fungsi utamanya adalah mewakili kepentingan daerah provinsi dalam penyusunan undang-undang terkait otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, serta pembentukan dan pemekaran daerah. DPD juga berperan dalam pengawasan pelaksanaan undang-undang yang berkaitan dengan daerah.
- Wewenang:
- Mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait otonomi daerah: DPD berhak mengajukan RUU yang menyangkut bidang legislasi tertentu, terutama yang berkaitan dengan daerah.
- Membahas RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah: DPD turut membahas RUU yang diajukan oleh DPR atau Presiden yang berkaitan dengan daerah.
- Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK): DPD memberikan pandangan dan pertimbangan terhadap calon anggota BPK.
- Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang: Terutama yang berkaitan dengan otonomi daerah, hubungan pusat dan daerah, serta pembentukan dan pemekaran daerah.
-
-
Jelaskan konsep "keragaman sosial budaya" di Indonesia dan sebutkan tiga faktor yang mendorong terjadinya keragaman tersebut, serta berikan satu contoh nyata keragaman budaya yang ada di Indonesia!
Pembahasan:
-
Konsep Keragaman Sosial Budaya: Keragaman sosial budaya merujuk pada adanya perbedaan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat yang mencakup berbagai kelompok etnis, suku bangsa, bahasa, agama, adat istiadat, kesenian, mata pencaharian, sistem kekerabatan, dan kepercayaan. Di Indonesia, keragaman ini merupakan cerminan dari sejarah panjang interaksi antarkelompok masyarakat, baik yang berasal dari dalam maupun luar Nusantara, serta adaptasi terhadap lingkungan geografis yang berbeda.
-
Tiga Faktor Pendorong Keragaman Sosial Budaya:
- Letak Geografis dan Lingkungan Alam: Indonesia terletak di persimpangan jalur perdagangan dunia dan memiliki ribuan pulau dengan bentang alam yang bervariasi (pegunungan, pesisir, dataran rendah). Perbedaan kondisi geografis ini mendorong kelompok masyarakat untuk mengembangkan cara hidup, mata pencaharian, dan kebudayaan yang khas sesuai dengan lingkungan masing-masing. Misalnya, masyarakat pesisir cenderung memiliki budaya maritim yang berbeda dengan masyarakat pegunungan.
- Sejarah dan Migrasi Penduduk: Sejak zaman prasejarah hingga era modern, wilayah Nusantara selalu menjadi tujuan migrasi berbagai bangsa. Kedatangan bangsa-bangsa asing (seperti India, Arab, Tiongkok, Eropa) membawa serta unsur-unsur kebudayaan mereka yang kemudian berinteraksi dan berasimilasi dengan kebudayaan lokal, menciptakan keragaman baru. Selain itu, perpindahan penduduk antar pulau di dalam negeri juga memperkaya keragaman budaya.
- Perbedaan Kondisi Sosial dan Tingkat Perkembangan: Seiring waktu, setiap kelompok masyarakat mengalami perkembangan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berbeda. Perbedaan ini membentuk nilai-nilai, norma, kepercayaan, dan sistem organisasi sosial yang unik di setiap daerah atau suku bangsa. Misalnya, sistem kekerabatan di Jawa mungkin berbeda dengan di Minangkabau.
-
Contoh Nyata Keragaman Budaya di Indonesia:
- Keragaman Bahasa Daerah: Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah yang digunakan oleh suku-suku bangsa yang berbeda, seperti Bahasa Jawa, Sunda, Batak, Bugis, Bali, dan lain-lain. Setiap bahasa memiliki ciri khasnya sendiri dalam fonologi, tata bahasa, dan kosakata.
- Keragaman Alat Musik Tradisional: Setiap daerah memiliki alat musik khasnya, contohnya Gamelan di Jawa dan Bali, Angklung di Sunda, Kolintang di Minahasa, Rebana di Melayu, dan Sasando di Nusa Tenggara Timur.
- Keragaman Pakaian Adat: Pakaian adat di Indonesia sangat bervariasi, seperti Kebaya dan Beskap di Jawa, Baju Bodo di Bugis, Ulos di Batak, dan pakaian adat pernikahan di berbagai daerah yang memiliki ornamen dan makna tersendiri.
-
Tips Tambahan untuk Persiapan PTS:
- Pahami Konsep Dasar: Jangan hanya menghafal, tetapi pahami inti dari setiap materi.
- Buat Catatan Ringkas: Tulis poin-poin penting dari setiap bab.
- Latihan Soal: Kerjakan berbagai macam soal, termasuk soal-soal dari buku paket, LKS, atau contoh soal seperti ini.
- Diskusi dengan Teman: Belajar bersama dapat membantu memahami materi yang sulit.
- Tanyakan pada Guru: Jika ada hal yang kurang dipahami, jangan ragu untuk bertanya kepada guru IPS.
- Istirahat yang Cukup: Pastikan Anda dalam kondisi fisik dan mental yang prima saat ujian.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman yang mendalam terhadap materi serta tipe-tipe soal, diharapkan siswa Kelas 8 dapat menghadapi PTS IPS Semester 1 Kurikulum 2013 dengan percaya diri dan meraih hasil yang memuaskan. Selamat belajar dan semoga sukses!